Minggu, 30 Juni 2013

Tugas Kewirausahaan 3

Makalah SportJersey "Pengembangan Usaha Jersey"

Disusun Oleh :
Annisa Amalia Alamsyah
40211951
2DA01


KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum.WR.WB.
Dengan mengucap puji serta syukur bagi Allah SWT atas berkat dan rahmat-Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas kewirausahaan. Makalah ini juga disusun agar pembaca dapat lebih memahami tentang wirausaha. 

Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah ini yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan makalah ini. Terimakasih.
Wassalamu’alaikum.WR.WB




Penyusun,





DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakan
1.2      Identifikasi Masalah
1.3     Pembatasan Masalah
1.4     Perumusan masalah
1.5     Tujuan Pembelajaran 
BAB II LANDASAN TEORI
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB IV  ISI
4.1     Sejarah Singkat
4.2     Pemasaran
4.3     Omset
4.4     Keunggulan
BAB V ANALISIS KEBERHASILAN
BAB VI PENUTUP
Kesimpulan
Saran

Daftar pustaka


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Wirausaha merupakan suatu proses atau cara untuk melakukan suatu usaha yang bertujuan untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang diharapkan dengan cara memproduksi, menjual atau menyewakan suatu produkk barang atau jasa.
Dalam menjalankan suatu usaha (wirausaha) seorang pelaku usaha harus memiliki :
1. Skill (kemampuan)
Seorang pelaku usaha harus memiliki skil (kemampuan) untuk berwirausaha karna tanpa skil (kemampuan) seorang pelaku usaha tidak akan mungkin bisa berwirausaha. Jadi skill (kemampuan) adalah modal utama yang harus dimiliki dalam berwirausaha. 
2. Tekad (kemauan)
Apabilaseorang pelaku usaha telah mempunyai skill (kemampuan) tapi tanpa ada tekad (kemauan yang kuat) untuk berwirausaha maka skill (kemampuan) berwirausaha itu akan sia-sia karena tidak dapat tersalurkan. Jadi pada dasarnya skill dan tekad itu harus dimiliki oleh seorang pelaku wirausaha 
3. Modal
Modal merupakan aspek yang sangat menunjag dalam hal memulai dan menjalankan suatu usaha disamping mempunyai skill dan tekad.
4. Target dan Tujuan
Seorang pelaku usaha apabila ingin menjalankan suatu usaha maka harus bisa menentukan targer dan tujuan pemasarannya. Karena apabila target dan tujuan tidak direncanakan maka usaha yang dijalankan tidak mungkin dapat bertahan lama.
5. Tempat
Tempat berwirausaha merupakan aspek yang harus dimiliki bila ingin menjalankan wirausaha. Karena tempat juga sangat menunjang dalam hal wirausaha dan bisa menjadikan suatu bahan pertimbangan oleh konsumen mengenai wirausaha yang sedang dijalankan.
Seiring dengan perkembangan jaman pun menunjang usaha ini dapat berkembang pesat dimana jersey Grade AAA (grade ori) hanya dapat dibeli oleh kalangan atas karena begitu mahal harganya. Tetapi usaha jersey yang akan saya bahas berikut ini tidak menjual dengan harga mahal. Dengan ini pula semakin banyak peminat dan semakin banyak yang berminat membuka usaha seperti ini. Hal ini membuat semua kalangan dapat mengenakan jersey grade AAA (grade ori) dan tidak anak ketinggalan jaman.

1.2  Identifikasi Masalah
Sesuai dengan judul makalah ini “Usaha Jersey” , terkait kiat menuju sukses dalam menjalankan usaha ini, terdapat beberapa tata cara yang perlu diperhatikan dalam menjalankan usaha ini.
Berkaitan dengan judul makalah, maka masalah yang dapat diidentifikasi adalah sebgai beikut :
1.      Apa saja hal yang perlu diperhatikan untuk dapat memulai dan menjalankan usaha jersey ini ?
2.      Bagaimana cara agar Jersey dapat dikenal diseluruh kalangan dan daerah ?
3.      Bagaimana cara agar usaha jesey dapat bertahan dan berkembang dalam penjualan?

1.3  Pembatasan Masalah
Untuk memperjelas ruang lingkup pembahasan, maka masalah yang dibahas dibatasi pada masalah :
1.      Hal yang perlu diperhatikan dalam memulai usaha jersey ini dan kiat-kiat dalam menjalankannya.
2.      Konsep pemasaran dalam usaha jersey.
3.      Hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu barang dan penjualannya.

1.4  Perumusan Masalah
 Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yang dibahas dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.      Bagaimana deskripsi dalam memulai dan menjalankan usaha jersey ?
2
2.      Bagaimana deskripsi konsep pemasaran dalam usaha jersey ?
3.      Bagaimana deskripsi hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu barang dan penjualan ?
1.5  Tujuan Pembelajaran
Saya menyusun makalah ini untuk membahas atau mengetahui cara-cara atau kiat-kiat untuk menjadi wirausaha yang sukses. Dan yang saya bahas dalam  makalah ini adalah mengenai “Usaha Jersey”. Tujuan saya memilih “Usaha Jersey” sebagai bahan pembahasan dalam makalah saya, adalah karena usaha jersey merupakan usaha yang cukup menjanjikan di tengah perkembangan mode-mode berpakaian anak muda jaman sekarang bahkan sekarang juga sudah meluas disemua kalangan. Dari tujuan tersebut agar tertanamnya suatu keminatan dalam berbisnis dengan modal yang tidak begitu besar,sehingga dari adanya suatu modal yang kita miliki kita dapat menjalankannya dan dapat dikenal masyarakat banyak. Saya berharap makalah ini dapat bermanfaat dan menginspiransi bagi yang membacanya khususnya bagi anda yang berniat untuk menjalankan usaha ini.


BAB II
LANDASAN TEORI

            Untuk menjadi wirausaha tentu kita harus mengerti apa yang sesungguhnya dimaksud dengan usaha, apa tujuan kita menjalankan usaha tersebut, dan bagaimana agar usaha kita dapat berhasil. Usaha adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan dan keberhasilan dalam hal keuangan agar dapat memenuhi kebutuhannya si pendiri usaha tersebut. Penjelasan lebih lanjut mengenai pertanyaan di atas akan dibahas secara mendalam di bab isi.


BAB III
METODELOGI PENELITIAN
                       
Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode observasi, kepustakaan, dan deskriptif. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah penulis dapat mengetahui gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta gejala yang sudah diselidiki.
Adapun langkah-langkah penyusunannya adalah sebagai berikut:
1.      Menentukan topik yang akan dibahas
2.      Setelah itu penyusun merumuskan masalah.
3.      Mengumpulkan data. Untuk mengumpulkan data, penulis menentukan dengan cara browsing melalui internet
4.      Penyusunan makalah. Setelah tahap–tahap sebagaimana diuraikan diatas, maka langkah selanjutnya adalah menyusun makalah agar tujuan dan manfaat dapat dikomunikasikan.


BAB IV
ISI
4.1    Sejarah Singkat

            Berbekal dengan modal nekat, sebut saja Ari. Ia adalah seorang anak muda yang lahir di Pekalongan tahun 1991 dan menetap di Depok, ia anak terakhir dari 5 bersaudara. Di tempat ia tinggal sudah terkenal dari kecil pintar dalam berjualan, dari menjual biji karet, layangan, petasan sampai boxer. Bahkan ia juga pernah diberitakan dalam koran “Monitor Depok” karena dari kecil sudah menggeluti berbagai macam jualan. Dan saat ini iya menggeluti usaha jersey.
            Awal mula dikenalnya nama “SportJersey” pada juli 2011, pertama kali usaha jersey ia kenal dari temannya dan awalnya pun ia berjualan bersama temannya. Bisa disebut temannya sebagai supplier dan si Ari ini adalah resellernya. Selama 4 bulan lamanya usaha ini dijalankan, ia berpikir untuk memulai usahanya sendiri. Pada bulan november – desember ia vakum dari usahanya, bukna berarti usaha jersey ini bangkrut ya. Akan tetapi waktu vakum selama 2 bulan tersebut digunakannya untuk memikirkan  mencari pabrik di Thailand. Dengan alasannya adalah ingin menjadi distributor tunggal jersey dari Thailand.
            Januari 2012 ahkirnya pun iya resmi menjadi distributor resmi langsung dari Thailand. Berawal dari order puluhan hingga akhirnya mencapi 500pcs per bulan.
Dengan memperluas jaringan dan memperbaiki teknik marketing membuat SportJersey pernah mendapat oredran msksimal hingga 1700pcs pada bulan agustus 2012.
            SportJersey yang dikembangkan olehnya memiliki 2 orang karyawan yang membantunya dalam mengurus dan menpromosikan usaha jersey ini. Dan beberapa orang yang selalu gantian menemaninya ke Thailand untuk mengambil pesanan para konsumen. Nama sportJersey pun sudah terkenal luas hingga kalimantan. Banyak juga reseller dari aceh yang memesan ratusan jersey kepadanya.
            Memasuki tahun 2013 semakin banyaknya penjual jersey sehingga mengurangi banyaknya konsumen terutama didaerah jabotabek. Akan tetapi dengan terjadinya masalah pengurangan konsumen tidak membuat Ari untuk mundur dari usahanya malah ia ingin menetap kan konsep baru untuk usahanya agar bisa terus maju.

4.2    Pemasaran

SportJersey melakukan pemasaran produk pertama kalinya dari mulut ke mulut. Setelah itu Ari menjajakan jerseynya di jejaring sosial, ia membuat kaskus untuk lapak dagangannya. Kemudian akhirnya setelah sudah memiliki orderan yang sangat banyak ia mulai untuk memperbanyak stock jerseynya dirumah. Bisa disebut membuka toko dirumah, karena tadinya pelayanan hanya melalui jejaring sosial, komunikasi, dan melakukan pengiriman melalui JNE atau bisa juga dengan COD (cash on delivery). Akan tetapi sekarang para konsumen sudah dapat datang langsung ke rumahnya jika ingin order . Hal ini dilakukan agar para pelanggan selalu mendapatkan jersey yang diinginkan, dan dapat memilih jersey yang konsumen sukai.
4.3 Omset
            Pada awal mula SportJersey berjalan mendapatkan omset perbulan hanya Rp 2.000.000,- sampai dengan Rp 3.000.000,- per bulannya. Dengan jumlah order 20 pcs orderan per bulan. Tapi dari penghasilan yang baru sedikit ini malah membuat ia semakin giat dalam usaha ini. Ia pun selalu memperluas jaringan. Yang tadinya hanya berjualan di kaskus dan jejaring sosial lainnya, kemudian setelah omset meningkat dan orderan meningkat hingga pemasukan 100pcs per bulan. Akhirnya ia pun berjualan di BBM (Blackberry Massanger) memperbanyak teman hal yang pertama yg di lakukannya.
            Per tahun 2012 ia mendapatkan omset hingga Rp 1.400.000.000,- per tahunya. Tapi dengan orderan dan omset yg semankin meningkat ini tidak pernah luput dengan kata “Order banyak profit kecil” walaupun sudah banyak orderan keuntungan yang didapatkan tidak terlalu besar yang ia ambil untuk per pcs jersey.
            Untuk harga per jerseynya sendiri saat awal mula masih menjadi reseller dipasarkan dengan harga per jersey adalah sebesar Rp 150.000,-.  Kemudian setelah menjadi distributor Thailand menjadi sebesar Rp 135.000 per jersey. Untuk harga reseller diberikan harga sebesar Rp 125.000,- dengan minimal order 50 pcs dan 100 pcs – 500 pcs di berikan harga sebesar Rp 115.000,- per jersey.

4.3    Keunggulan

Adapun keunggulan yang dimiliki oleh SportJersey adalah:
1.      Keunggulan dalam pelayanan.
SportJersey selalu mementingkan pelanggan, terutama pelanggan setia.
2.      Harga Relatif murah dari kompetitor.
3.      Jersey yang dijual dengan kualitas terbaik Grade AAA
4.      Jersey dari distributor tunggal.
5.      Jersey didapat dari vendor atau pabrik terbaik di Thailand, Bangkok.
6.      Stock jersey yang tersedia banyak, sehingga jarang yang kosong.

BAB V
ANALISIS KEBERHASILAN

a)    Kebutuhan Pokok
Sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan yang dimiliki oleh pemilik usaha sudah bagus. Sudah dapat menjadi pertimbangan bagi produsen dan konsumen. Akan tetapi untuk sebuah usaha yang belum begitu besar masih membutuhkan bimbingan untuk memperbaiki sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Untuk usaha ini bagi konsumen sudah memenuhi sebagai kebutuhan pokok.

b)   Hutang
Selama menjalankan usahanya Ari tidak pernah melakukan pinjaman atau berhutang pada bank dan kartu kredit. Tetapi pernah melakukan pinjaman kepada ayahnya untuk modal pertama kalinya ke Thailand. Karena metode penjualan nya adalah PO (pree order) jadi para konsumen diharapkan untuk melakukan pembayaran 50% dari harga jersey.

c)    Manfaat Untuk Orang Lain
Banyak manfaat yang bisa dipetik dari penjabaran makalah ini, mulai dari kegigihan si pemilik usaha, ketekunan dalam berdagang yang ia mulai sejak kecil, dan cara ia menjajakan usahanya.

d)   Gaya Hidup
Gaya hidup yang dimiliki oleh si pemilik usaha ini adalah gaya hidup yang sederhana.

BAB VI
PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa makalah ini dapat memberikan banyak pembelajaran untuk para pembaca dan juga bisa menambah wawasan kita dalam berwirausaha dibidang industri. Kemudian kesimpulan dari isi mkalah ini adalah Ari yang memiliki ketekunan dalam berdagang sehingga iya dapat berpenghasilan sebanyak itu pertahunnya dalam usia yang baru di kepala 2. Dan peluang usaha seperti ini juga mudah untuk kita mencobanya karena tidak perlu dengan modal yang banyak.

Saran

Mungkin inilah yang dijabarkan dalam penyusunan makalah ini meskipun masih jauh dari kesempurnaan, masih banyak terdapat kesalahan dalam penulisan. Oleh karena itu penulis juga membutuhkan kritik dan saran yang membangun, agar dapat menjadi motivasi untuk membuat makalah berikutnyayang lebih baik dari pada makalah sblmnya.
Penulis juga mengucapkan terima kasih atas tugas yang diberikan oleh dosen kewirausahaan, karena penulis juga mendapatkan wawasan dalam berwirausaha.


DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar